Pernah mendengar kata Anti Cyberbullying? atau sering kalimat ini lewat di layar seluler penguna internet? Apa sih Anti Cyberbullying itu? Yuk kita melek terhadap hot isu terkait Anti Cyberbullying ini, Kita akan mulai dari defenisinya terlebih dahulu.
Anti Cyberbullying merupakan serangkaian upaya pencegahan, penanganan dan perlindungan untuk menghentikan perundungan di dunia maya.
Hal ini mencakup tidak merespons pelaku, mengamankan bukti (tangkapan layar), menggunakan fitur blokir dan report (laporkan) pada platform media sosial, serta mencari bantuan dari orang dewasa, lembaga pendamping, atau pihak berwenang.
Menarik bukan ? kamu pernah melakukan sikap seperti paparan di atas? jika benar kamu pernah melakukan hal itu kamu tergolong penguna internet yang keren.
Sikap seperti itu mencerminkan penggunaan internet yang sehat dan bertanggung jawab. Dengan menerapkan langkah-langkah tersebut, kita dapat mencegah cyberbullying dan sebuah penyebab terjadinya perundungan di dunia maya.
Kemudian langkah apa lagi yang harus kita lakukan untuk mengatasi terjadinya cyberbullying? langkah pertama mengatasi cyberbullying dapat dilakukan melalui langkah teknis dan dukungan psikologis.
kita juga perlu mengamankan akun mendokumentasikan bukti-bukti terjadinya perundungan. hal paling penting kita melaporkan tindakan tersebut ke pihak yang berwenang.
Namun kita harus memiliki keberanian untuk melakukan hal tersebut di atas. Di mulai dari sebuah niat untuk melakukan kebaikan. Dalam sebuah hadist berbunyi ” “Dan Allah senantiasa menolong hamba-Nya selama hamba itu menolong saudaranya.” (HR. Muslim) Kemudian perintah Allah ini termuat jelas dalam Qs. Al-Maidah ayat:2) dan berbagai hadis shahih lainnya.
Kenapa kita harus perang terhadap cyberbullying? karena ini memberikan dampak yang sangat tidak sehat terhadap korban. Di antara dampak yang terjadi adalah sangat merusak dan multidimensi, meliputi gangguan kesehatan mental seperti stres akut, kecemasan berlebih, depresi berat, serta penurunan drastis rasa percaya diri.
Dalam kondisi paling parah, korban dapat terisolasi secara sosial dan memicu kecenderungan menyakiti diri sendiri (self-harm) hingga risiko bunuh diri.
Mengerikan sekali ya? selanjutnya apa yang harus kita lakukan agar cyberbullying tidak terjadi pada diri kita? seharusnya kita memahami etika pengunaan internet. Tertarik ingin mengetahui etika du dunia internet? Insya Allah kita bahas di artikel selanjutnya.
